Berita
Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Nasional 2020

Diunggah oleh Administrator - 12 November 2020






Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Nasional 2020 di Hotel Novotel Mangga Dua, Jakarta pada tanggal 19-24 Oktober 2020. Acara itu dibuka oleh Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, M. Abdul Khak, M.Hum., Selasa siang, 21 Oktober 2020.

Dalam sambutannya, Abdul Khak menyampaikan bahwa Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Nasional 2020 ini adalah pemilihan yang ke-14 kalinya. Pemilihan duta bahasa yang sudah berlangsung sejak tahun 2006 telah banyak mengalami evolusi kegiatan. Jadi, kalau diperkirakan setiap tahun ada 34 pasang (68 orang) yang menjadi peserta, berarti selama empat belas tahun penyelenggaraan sudah ada sekitar 952 orang duta bahasa yang dihasilkan oleh Badan Bahasa. Itu artinya, sudah ada ratusan orang duta bahasa di setiap provinsi. Kapusbin berharap duta bahasa yang sudah berjumlah ratusan dan menyebar di seluruh provinsi itu mampu menggerakkan dan mempercepat upaya pengembangan, pembinaan, dan pelindungan bahasa karena Badan Bahasa memerlukan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dengan duta bahasa, dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.

Sebelumnya, Drs. Sutejo, dalam laporannya selaku ketua panitia, mengatakan bahwa tujuan diadakannya Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Nasional adalah untuk meningkatkan peran generasi muda dalam memantapkan fungsi bahasa Indonesia, daerah, dan asing sesuai dengan ranah pengunaannya masing-masing guna memperkuat jati diri dan daya saing bangsa. Dari kegiatan ini diharapkan dapat dihasilkan duta bahasa yang mampu melaksanakan tugas memasyarakatkan kepedulian, kecintaan, dan kebanggaan pada bahasa dan sastra Indonesia serta memperkuat jejaring kerja sama secara berkesinambungan dengan duta bahasa tingkat provinsi dalam berbagai kegiatan pengembangan. pembinaan, dan pelindungan bahasa.

Peserta pemilihan duta bahasa kali ini berjumlah 68 orang yang merupakan pasangan duta bahasa dari 31 Provinsi. Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Nasional 2020 diselenggarakan melalui dua tahapan yaitu pemilihan duta bahasa di tingkat provinsi dan pemilihan duta bahasa di tingkat nasional. Pemilihan di tingkat nasional dilaksanakan melalui tiga tahapan. Tahapan pertama adalah pembekalan materi. Pembekalan materi diberikan oleh para pakar kebahasaan dan kesastraan serta pakar komunikasi, antara lain, Kepala Badan Bahasa Prof. Dr. Endang Aminudin Aziz, Anggota Komisi X DPR RI Desy Ratnasari, M.Psi., Sastrawan Joko Pinurbo, Duta Besar RI untuk Austria dan Slovenia Dr. Dharmansyah Djumala, dan pemengaruh muda dari IdEkonomi Rahma Haura.

Tahap kedua berupa penilaian yang meliputi pembuatan artikel kebahasan dan kesastraan, pengetahuan kebahasaan serta keterampilan berbahasa Indonesia dan asing, tes kepribadian, bakat seni dan budaya, serta sikap dan kedisiplinan. Penilaian akhir berupa presentasi proposal desain kebahasaan dan kesastraan yang inovatif sesuai dengan tema pemilihan yang diusung tahun ini, yaitu Inovasi untuk Negeri. Sejak tahun 2018, para Duta Bahasa Provinsi yang berlaga ditingkat nasional harus memiliki satu proyek perubahan kegiatan kebahasaan dan kesastraan yang dinamakan Krida Kebahasaan dan Kesastraan. Hasil dari kegiatan tersebut nantinya diadopsi sebagai bentuk kegiatan baru di Balai/Kantor Bahasa dan Badan Bahasa. Tahap ketiga berupa pemberian penghargaan kepada enam pasang peserta terbaik, empat peserta harapan, dan dua peserta favorit. Hadiah yang diberikan kepada pemenang pertama adalah uang tunai sejumlah Rp24 juta dan berbagai hadiah lainnya.